Saturday, September 12, 2009

berakhir ramadhan.........

assalamu'alaikum..........
sekejap jer masa berlalu...ramadhan hampir melabuhkan tirai
sebanyak mana kita telah memanfaatkan ramadhan kali ini.......
adakah sesaat,seminit,sejam atau esok ada untuk kita.........
kita sering terleka dan terus terleka
tanpa sedar ALLAH sentiasa menunggu kita menyapaNYA...
layakkah kita membiarkan pemilik nyawa kita menunggu kita.......
padahal kita adalah HAMBA akan tetap HAMBA..........
sedarlah kita adalah hamba............
amanah lah kita sebagai khalifah...

"ya ALLAH jadikan dunia di tanganku JANGAN di hatiku........."

Monday, September 7, 2009

MUSIBAH.....

assalamu'alaikum....
musibah adalah bicara ALLAH pada kita untuk memberi peringatan dan mentarbiah KITA.musibah yang datang adalah untuk menguji kesabaran kita samaada kita akan sabar atau sebaliknya.Jangan di fikir derita akan berpanjangan kelak akan membawa putus asa pada tuhan.setiap kesusahan akan berserta kesenangan.ingatlah musibah adalah kasih sayang ALLAH untuk kita.ujian yang tak disangka-sangka datang untuk menzahirkan keikhlasan kita
"patutkah manusia menyangka bahawa mereka akan di biarkan dengan berkata :'kami beriman'sedang mereka tidak diuji?"(al-Ankabut:2)

hamba sentiasa sedar dirinya di miliki dan tidak memiliki
hamba sentiasa sedar dirinya layak di uji
hamba sentiasa sedar lahirnya hanya untuk mentaati yang maha ESA..

INGATLAH STATUS KITA SEBAGAI HAMBA....

SURAT CINTA DARI...............




DARIKU UNTUKMU…Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU,Walaupun hanya sepatah kata meminta pendapat KU atau bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini dan kelmarin… Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk bekerja…AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa KU, tetapi engkau terlalu sibuk…Di satu tempat, engkau duduk di sebuah kerusi selama lima belas minit tanpa melakukan apa pun. Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu. AKU berfikir engkau akan berbicara kepada KU tetapi engkau berlari ke telefon dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan khabar berita…AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk untuk mengucapkan sesuatu kepada KU…Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepada KU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu…engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut nama KU dengan lembut sebelum menyantap rezeki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya…Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepada KU, meskipun saat engkau pulangke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan…Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari di depannya,tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yang di tampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi engkat tetap tidak berbicara kepada KU…Saat kau tidur, KU fikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidurmu dan tertidur tanpa sepatahpun nama KU, kau sebut…tetapi engkau menyedari bahawa AKU selalu hadir untukmu…AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sedari. AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain…AKU sangat menyayangimu…setiap saat…setiap hari AKU menantikan sepatah kata…doa…fikiran atau syukur dari hatimu…Keesokan harinya… engkau bangun kembali…dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahawa hari ini kau akan memberi sedikit waktu untuk menyapa KU…tetapi yang KU tunggu….tak kunjung tiba…tak juga kau menyapa KU…Subuh……dzuhur…..asar…..maghrib…..isya’……Dan subuh kembali…kau masih mengacuhkan AKU…tak ada sepatah kata…tak ada seucap doa…dan tak ada rasa…tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepada KU…Apa salah KU padamu…wahai HAMBAKU?????Rezeki yang KU limpahkan…kesihatan yang KU berikan…harta yang KU relakan…makanan yang KU hidangkan…anak-anak yang KU rahmatkan…apakah hal itu tidak cukup membuatmu ingat kepadaKU…..???Percayalah AKU selalu mengasihimu…dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa KU…memohon perlindungan KU…bersujud menghadapKU…yang menyertaimu setiap nafasmu…

ALLAH S.W.T



Sunday, September 6, 2009

AIRMATA RASULULLAH S.A.W


Detik-detik Rasulullah SAW Menghadapi Sakaratul Maut Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu,Rasulullah dengan suara terbatas memberikan kutbah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al Qur'an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku." Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang,saatnya sudah tiba. "Rasulullah akan meninggalkan kita semua," keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya didunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang didalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,"kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas.Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku." Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku" - "Peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii" - "Umatku, umatku, umatku" Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi... Betapa cintanya Rasulullah kepada kita...

FIKIR FIKIRKANLAH....

MUHASABAH DIRI.

  1. Duit rm50 klihatan bgitu bsr bila dbawa ke kotak derma masjid, tapi bgitu kcil bila dbawa shopping.
  2. 30 mnit rasa sgt lama utk brzikir tp btapa pendeknya waktu itu utk mnonton tv.
  3. Btapa lamanya 2 jam di masjid, tp btapa cpatnya 2 jam ktika wayang d panggung.
  4. Susah bangat mrungkai kata utk dpanjatkan saat brdoa @ solat, tapi btapa mudahnya dan manisnya bahsa bila btemu gawe(boypren @ gurlpren).
  5. Btaoa sruan dan triakan yg brpanjagan waktu prlawanan bola sepak tp btapa bosannya bila imam solat trawih bln Ramadhan bacaannya lama & pnjg.
  6. Susah bangat bca Al-Quran satu juzu’ tapi mjlah hiburan & novel best seller 100 hlmn pun leh abes.
  7. Org brebut plg depan ktika menonton konsert tapi brebut cari saf plg blakang ktika solat jumaat spaya leh cpat klua.
  8. Susahnya org mngajak dakwah tp mudahnya org mnyertai dan sebarkan gossip.
    ·
  9. Semua org nak msk syurga tnpa harus beriman,berpk,berbicara atau mlakukan apa@.....

BATAS PERGAULAN

lupakah kita kepada sebab musabab mengapa ALLAH S.W.T mengajar agar dalam pergaulan ini biar ada batasan?ayuh kita pulang sejenak kepada firman-Nya:
Dan apabila kamu meminta sesuatu yang harus diminta daripada mereka,maka minta mintalah kepada mereka dari sebalik hijab .cara yang demikian lebih suci bagi hati kamu dan hati mereka ."(al-Ahzab:53)
hijab itu membawa pengertian batas tingkah laku yang mengehadkan pergaulan kitahijab yang membataskan pandangan dan pengamatan ,hijab yang membataskan pendengaran, bahawa di antara lelaki dan perempuan itu ,kehendak-kehendak ALLAH menjadi pagar antara keduanya.
apa tujuan untuk semua itu?
inilah yang gagal di fahami oleh kaum yang bijak pandai ini.mereka berdolak-dalik tentang alasan alasan sosial serta maslahah awam ,serta tidak segan silu mencari hujah-hujah yang berkonontasi agama untuk menolak keperluan batas-batas ini.
"kamu tak baca ke apa yang dia hantar dalam SMS ini?
"dia hantar hadith,kau tahu tak ?bukannya lirik lagu anuar zain!"tegas seorang ukhti
beliau sedang 'mencanak naik iman'selepas menerima SMS pada jam 5 pagi tentang fadilat qiyamullail dari jejaka seperjuangannya.namun akhirnya segala itu hanyalah sebuah kedunguan. berlakon bijak,bermain-main dengan tuhan.sedangkan ALLAH SWT memerintahkan kita menjaga batas ini adalah untuk mengawal sesuatu yang manusia lemah terhadapnya.iaitu soal HATI!
akal itu menteri,rajanya adalah hati.mulut kalian tidak menyebut tetapi ALLAH mendegar debar rasa disebalik pergaulan itu. tubuh kamu tidak menampakkan calar tetapi ALLAH melihat kesan-kesan luka panahan iblis yang menembus daging dan tulang-temulang jati dirimu.
kamu BIJAK SINI tetapi ALLAH itu BIJAK SANA.maha bijaksana !
ALLAH memerintah kamu bercinta secara manusia berpaksikan taqwa, namun segelintir kamu mengundang sumpahan cinta kera berbunga dosa.tersungkurlah kamu penuh kehinaan di lembah teori evolusi cinta.(PETIKAN BUKU AKU TERMA NIKAHNYA2-BERCINTA SAMPAI KE SYURGA -H ASRIZAL ABDUL JAMIL ) petikan ini tidak sepenuhnya.
Apabila saya membaca buku nie membuatkan saya terfikir bahawa betapa jahilnya kita tanpa sedar kita kadang kala mempermainkan agama .sekadar mengigatkan diri dan teman teman

Saturday, September 5, 2009

erti sebuah kebebasan

kat sni ak nk cite pasal zaman ak kecik2.dulu ak paling nakal antara adik beradik walaupun ak seorang jer pompuan.ak mne main permaianan budak pompuan...di sebabkan kedegilan ak 2 la ,ak dh rse rotan,hanger,paipgetah dan mcm 2 lg....hidup ak byk di habiskan dgn adik2 ak jer.menyebabkan ak rse mcm terkongkong dan rasa nk memberontak. aku selalu tanya mak ak:

"mak knp yong tak leh bebas mcm saleh,me dan atit."

mak ak menjawab:

"kebebasan kakak bila kakak dah kahwin"

bila ak dh duduk jauh dari mak , baru ak sedar kebebasan ape yang ak cari...
ak rase rindu masa aku rase di kongkong dulu..
aku rasa kurang bila buat sesuatu tanpa beritahu mak n ayah dulu..
aku rindu dengar mak membebel...
kebebasan tu bukan beerti kita bebas melakukan apa saje yang kita suka tapi depend pada bagaimane kita mentafsir kebebasan dan kebahagian itu sendiri.
kerana semua ini membuatkan aku menjadi siapa aku sekarang ini. terima kasih mak .maaf tak jadi anak yang baik selama nie...
yong....